Archive for April, 2005

Aku Tak Pernah Bisa

Saturday, April 16th, 2005

Oktober 2004 adalah saat yang paling mengenaskan buatku; ketika kekecewaan melanda hidupku. Mungkin momen itu adalah momen di mana aku berada dalam titik terendah semangat hidupku, namun, di lain sisi, momen itu adalah suatu perjalanan hidupku yang baru.

Saat itu seseorang yang kuharapkan–mungkin, akan jadi bagian hidupku–pergi. Pergi tanpa pesan. Entah ke mana. Akan tetapi, peristiwa itu memaksa diriku untuk mempelajari sesuatu yang baru. Di mana ku mencoba menuangkan seluruh perasaanku ke dalam musik. Lagu Saat Kau Tak Di Sini milik Jikustik adalah lagu pertamaku ketika aku belajar bermain alat musik (yang seharusnya semua orang bisa memainkannya–gitar). He, he, he, he… tak disangka, alat musik yang kupikir dulu aku sangat sulit untuk memainkannya, kini telah kukuasai (meski belum sepenuhnya). Tapi aku bersyukur, dari peristiwa itu aku bisa belajar untuk merelakan orang lain pergi.

Mungkin, seolah-olah aku mati pada saat itu. Aku dikubur, dan kusaksikan sendiri peristiwa penguburan itu dalam bentuk kehidupan yang baru; yang penuh dengan semangat baru.

Terimakasih untuk orang yang telah meninggalkanku pergi, dan terimakasih juga karna ia telah kembali. I–no can do forget you. You’ve been attached to my life, you were gone; and now you are back. We’ll be friend forever…. It’s a pledge. (what stupid sentiment story)